Selasa, 26 April 2011

CARA INSTALL ORACLE DATABASE di UBUNTU

menginstall  oracle 10g pada ubuntu cukup mudah, pada langkah kali ini akan melakukan install melalui Repository, Berarti pastikan kita Terhubung dengan internet pada saat proses instalasi.

perintah yang akan kita gunakan yaitu : aptitude dan apt-get.

disini kta akan menggunakan repository milik Oracle. langkah awal kita lakukan penambahan pada referensi repository kita dengan mengedit file source list.
gunakan perintah :
# gedit /etc/apt/source.list



pada teks editor tambahkan source list nya dengan.
deb http://oss.oracle.com/debian unstable main non-free


selanjutnya kita mendaftarkan kunci ke apt nya, gunakan perintah :

$ wget http://oss.oracle.com/el4/RPM-GPG-KEY-oracle -O- | sudo apt-key add -

update package yang ada pada repository.


$ sudo apt-get update

install Oracle Database mengunakan perintah : 
$ sudo aptitude install oracle-xe oracle-xe-client

tunggu hingga proses donwload sam instalasi selesai.

langkah terakhir yaitu konfogurasi Oracle Database.
gunakan perintah :

$ sudo /etc/init.d/oracle-xe configure
isi konfigurasi sesuai keinginan.



selanjutnya akses Database menggunakan web browser di :

http://127.0.0.1:8080/apex

semoga membantu.. :)

Sabtu, 23 April 2011

Cara membuat Referensi Repository

Repository merupakan suatu pustaka aplikasi pada  sistem operasi khusunya Unix, repository dibutuhkan untuk Sistem Operasi menginstall suatu aplikasi. Banyak server Online di internet yang menyediakan suatu server repository. misalnya repository UGM, kambing (UI) , UNDIP dll. ketika user akan menginstall suatu aplikasi maka salah satu cara nya adalah dengan menggunakan Repository, apabila memilih menggunakan repository maka user harus menetapkan referensi repository terlebih dahulu.
  > pastikan sudah login sebagai super user
      $pfexec su -







> lakukan list Repository yang ada saat ini
    #pkg  publisher
perintah ini digunakan untuk melakukan list pada rujukan repository saat yang ada, secara default masih merujuk pada htp://pkg.oracle.com/solaris/release



> ubah referensi repository
   #pkg set-publisher -P -O http://10.7.22.5 solaris

Option set-publisher digunakan untuk mengeset referensi repository, sedang sub option -P digunakan untuk mengeset repositorynya menjadi prioritas dikarenakan bisa ada lebih dari satu rujukan repository, -O digunakan sebagai Original maksutnya link ini original alias bukan mirror, http://10.14.202.35 merupakan alamat tujuan dan solaris merupakan nama yang kita set untuk repo ini.
kemdian list lembali repository nya.
    #pkg  publisher
 maka referensi repository akan merujuk pada http://10.7.22.5:10000

MOD 3 PreTest Solaris

mengsinstall APPLIKASI tanpa Repository (OFFLINE)

ada beberapa masalah saat kita akan melakukan instalasi aplikasi pada Operating sistem pada saat kita tidak terhubung langsung dengan repository. masalah yang timbul adalah kita tidak dapat me resolve applikasi yang kita butuhkan. dikarenakan OS tidak selamanya selalu terhubung dengan Jaringan.
dengan keterbatasan ini maka apabila akan melakukaninstalasi suatu aplikasi maka kita melakukannya secara OFFLINE. pada contoh kali akan mencoba menginstall aplikasi songbird pada solaris.
> Download applikasi songbird nya disini.
>simpan di flashDisk kemudian pastikan VM-Ware sudah dipasang USB controller, Jika belum Poweroff Solaris kemudian add USB controller dan Power ON kembali solaris.

> pada VM-Ware pilih Menu VM-> removable Device dan pilih Device USB yang barusan kita pasang.
>pastikan Solaris Sudah Mendeteksi Removable Disk Anda.

> buka terminal masuk ke dirrektory dimana removable disk anda berada.
> tuliskan perintah :
    # bunzip2 -kv songbird-1.0.0.en-US.opensolaris-i386-pkg.bz2
perintah di atas berguna untuk mengekstrak file (seperti zip) seangkan option -k digunakan untuk keep file (file aslinya tidak dihapus) dan -v merupakan verbose digunakan untuk menampilkan proses yang terjadi.


> install aplikasi menggunakan perintah:

   #pkgadd -d songbird-1.0.0.en-US.opensolaris-i386-pkg

perintah diatas digunakan untuk megisntall paket applikasi, sedangkan option -d diwajibkan apabila akan melakuakn install secara mandiri (offline) -d berarti datastream, maksutnya install aplikasi melalui pembacaan file (stream reader).

ikuti perintah yang ditampilkan oleh terminal. pastikan berhasil hingga menghasilkan tampilan sebagai berikut.


> lihat applikasi yang barusan kita install menggunakan perintah:

    #pkginfo | grep song

perintah diatas digunakan untuk melakukan list informasi package yang sudah terpasang. sedangkan | grep song digunakan untuk melakukan filter dengan kata-kata yang berisi string "song".



>menghapus package yang barusan kita install, gunakan perintah:

    #pkgrm SFEsongbird

perintah diatas digunakan untuk meng-unistall package song bird. kemudian gunakan perintah .



  #pkginfo | grep song


pastikan SFEsongbird sudah tidak ada.


FILE SYSTEM PART I
kelebihan file sistem solaris (ZFS) dibandingkan dengan filesistem lain yaitu file sistem ZFS tidak lagi menggunakan partisi seperti layaknya file system NTFS. 
berkaca pada file sistem NTFS yang masih menggunakan sistem partisi, seandainya terdapat 2 harddisk dengan kapasiatas masing-masing 8Gb, maka file System NTFS akan membacanya menjadi 2 partisi (anggap saja drive D: dan drive E:). permasalahan yang akan timbul adalah apabila kita mempunyai sebuah data dengan ukuran 10Gb. maka file ini tidak dapat di masukkan kedalam harddisk tersebut padahal harddisk tersebut apabila di gabungkan memiliki kapasitas 16Gb. melihat permasalahan ini ZFS mempunyai file sistem yang berbeda dengan NTFS. ZFS menggunakan Pool, dimana setiap pool tersusun dari beberapa harddisk. sehingga harddisk yang tadinya 2 buah dengan kapasitas masing 8Gb dapat disatukan menjadi 16Gb pada pool ZFS. sehingga file yang besarnya 10Gb dapat ditampung dalam pool ini.

> pasang 3 harddisk pada VM-ware (menambahkan 2, karena defaulnya sudah ada 1)
> power on virtual machine.
> pastikan sudah login di solaris
> buka terminal dan list pool yang sudah terbentuk pada solaris.

     #zpool list

secara default sudah terdapat rpool yaitu pool dimana sistem operasi tersebut tertanam (misalnya drive C: pada windows).

> selanjutnya kita akan membuat pool baru, dimana pool baru ini berisi satu atau lebih harddisk, maka sebelum itu kita list dulu harddisk kita menggunakan perintah:

   #format 

 
terdapat 3 harddisk yaitu c2d0, c2d1, c7d1. tekan tombol ctrl+c (untuk keluar dari perintah format)
 >kita list status dari pool-pool yang ada.

   #zpool status


terlihat bahwa harddisk c2d0 sudah digunakan oleh rpool maka untuk membuat pool baru gunakan harddisk yang lain.

> buat pool dengan 2 harddisk lainnya.

#zpool create poolbangetDah c2d1 c7d1

perintah ini digunakan untuk membuat pool baru dengan menggunakan 2 harddisk.

> kemudian lakukan perintah list pool kembali.

#zpool list


terlihat kapasitas pool baru 15.9 Gb.

> list kembali status nya
   #zpool status
 





diketahui bahwa pool baru menggunakan 2 harddisk.

> menghapus pool yang sudah buat

#zpool destroy poolbangetDah

>list kembali pool nya


     #zpool list


  

maka pool kita sudah hilang...

Minggu, 03 April 2011

Memperbaiki MBR pada Windows


terkadang pada saat kita melakukan install ulang OS terkadang Boot loader kita muncul bacaan missing NTLDR, dengan begini kita bisa lagi masuk kedalam windows kita.
MBR dalah sebuah skema partisi yang menggunakan struktur Master Boot Record. Di dalam Master Boot Record, terdapat sebuah tabel partisi yang menjelaskan di mana partisi-partisi diletakkan di dalam hard disk. Skema partisi ini hanya terdapat di dalam sistem Intel x86, dan diimplementasikan dalam system BIOS sistem tersebut (wikipedia).

untuk pengguna OS windows XP cara memperbaikinya dalah dengan melakukan repair Master Boot Record nya, caranya cukup masukkan CD windows XP, lalu pilih repair, nanti akan muncul command prompt.
kemudan cukup ketikkan fixmbr


kemudian restart kembali komputer maka windows kembali seperti semula.


untuk pengguna windows 7 atau vista maka caranya hampir sama yang berbeda hanya  pada commandnya. masukkan DVD windows 7 atau Vista, pilih repair , kemudia akan muncul jendela command prompt cukup ketikkan perintah bootrec fixmbr
setelah itu restart komputer, maka windows 7 sudah kembali seperti semula.

cara ini juga dapat dipakai apabila kita menggunakan dual OS, XP dan 7. apabila kita sebelumnya menggunakan OS wiin XP kemudian menginstall win 7 ini tidak jadi masalah karena win7 mendukung chain MBR untuk winXP yang dikenal sebagai earlier version of windows, yang jadi maslah adalah pada saat komputer kita sudah terinstall Win7 kemudian kita mengistall winXP maka windows7 kita tidak dapat di akses lagi. cara diatas dapat digunakan untuk mengembalikan win7 yang hilang akibat di timpa oleh windowsXP, atau windows dengan versi sebelumnya.

Cara Mudah Menggunakan Samba Di Ubuntu


Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows.
cara install samba ada banyak versi, mulai dari versi yang susah sampai versi yang paling gampang yaitu yang menggunakan GUI (Graphical User Interface). atau cara yang lebih gampang lagi  kita cukup mendownload paketnya saja disini. kira-kira tanmpilannya seperti ini:

 di package timggal ketikkan samba

kemudian tinggal download tuh file .deb nya kalau udah di download tinggal double klik tuh file yang barusan kita download.

nah nanti akan melakukan proses instalasi otomatis, pastikan iinstalasi berjalan dengan baik dan sukses.
apabila berhasil kita sudah dapat melakukan sharing file caranya kilik kanan pada folder yang akan di share kemudian pilih sharing option maka akan muncul jendela:
isi share nama dengan nama folder yang akan ditampilkan pada saat share, kemudian checklist pilihan Allow others to create and.... apabila user lain diperbolehkan untuk mengedit-edit direktori ini. kemudian checklist Guest access apabila sharing yang anda lakukan tidak memerlukan autentifikasi user (pubic share).
jika sudah maka folder yang kita share sudah berubah tanda menjadi :
maka folder kita sudah bisa diakses oleh jaringan. Semoga membantu