Minggu, 03 April 2011

Memperbaiki MBR pada Windows


terkadang pada saat kita melakukan install ulang OS terkadang Boot loader kita muncul bacaan missing NTLDR, dengan begini kita bisa lagi masuk kedalam windows kita.
MBR dalah sebuah skema partisi yang menggunakan struktur Master Boot Record. Di dalam Master Boot Record, terdapat sebuah tabel partisi yang menjelaskan di mana partisi-partisi diletakkan di dalam hard disk. Skema partisi ini hanya terdapat di dalam sistem Intel x86, dan diimplementasikan dalam system BIOS sistem tersebut (wikipedia).

untuk pengguna OS windows XP cara memperbaikinya dalah dengan melakukan repair Master Boot Record nya, caranya cukup masukkan CD windows XP, lalu pilih repair, nanti akan muncul command prompt.
kemudan cukup ketikkan fixmbr


kemudian restart kembali komputer maka windows kembali seperti semula.


untuk pengguna windows 7 atau vista maka caranya hampir sama yang berbeda hanya  pada commandnya. masukkan DVD windows 7 atau Vista, pilih repair , kemudia akan muncul jendela command prompt cukup ketikkan perintah bootrec fixmbr
setelah itu restart komputer, maka windows 7 sudah kembali seperti semula.

cara ini juga dapat dipakai apabila kita menggunakan dual OS, XP dan 7. apabila kita sebelumnya menggunakan OS wiin XP kemudian menginstall win 7 ini tidak jadi masalah karena win7 mendukung chain MBR untuk winXP yang dikenal sebagai earlier version of windows, yang jadi maslah adalah pada saat komputer kita sudah terinstall Win7 kemudian kita mengistall winXP maka windows7 kita tidak dapat di akses lagi. cara diatas dapat digunakan untuk mengembalikan win7 yang hilang akibat di timpa oleh windowsXP, atau windows dengan versi sebelumnya.

Cara Mudah Menggunakan Samba Di Ubuntu


Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows.
cara install samba ada banyak versi, mulai dari versi yang susah sampai versi yang paling gampang yaitu yang menggunakan GUI (Graphical User Interface). atau cara yang lebih gampang lagi  kita cukup mendownload paketnya saja disini. kira-kira tanmpilannya seperti ini:

 di package timggal ketikkan samba

kemudian tinggal download tuh file .deb nya kalau udah di download tinggal double klik tuh file yang barusan kita download.

nah nanti akan melakukan proses instalasi otomatis, pastikan iinstalasi berjalan dengan baik dan sukses.
apabila berhasil kita sudah dapat melakukan sharing file caranya kilik kanan pada folder yang akan di share kemudian pilih sharing option maka akan muncul jendela:
isi share nama dengan nama folder yang akan ditampilkan pada saat share, kemudian checklist pilihan Allow others to create and.... apabila user lain diperbolehkan untuk mengedit-edit direktori ini. kemudian checklist Guest access apabila sharing yang anda lakukan tidak memerlukan autentifikasi user (pubic share).
jika sudah maka folder yang kita share sudah berubah tanda menjadi :
maka folder kita sudah bisa diakses oleh jaringan. Semoga membantu

Jumat, 01 April 2011

Remote Oraclesolaris di VM dengan kondisi BRIDGE


Pada saat kita menginstall opensolaris pada virtual machine alias VM kita sedikit mendapat kesulitan dengan minimnya RAM yang kita gunakan sehingga OracleSolaris yang kita jalankan sangat lambat dalam proses nya. untuk solusi ini maka yang perlu kita lakukan adalah melakukan remote OracleSolaris melalui OS luar kita sebut saja menggunakan windows, biasanya kita meggunakan PUTTY sebagai software untuk melaukan remote.


kita perjelas kondisinya terlebih dahulu….
yang dimaksud dengan Membridge kan jaringan adalah OracleSolaris nya secara langsung mempunyai akses yang sama dengan komputer host nya. supaya lebih mudah memahimya perhatikan gambar dibawah ini:


Pada figur 1 ada 2 buah komputer yang satu menggunakan PC-windows dan yang satu lagi menggunakan PC-OracleSolaris keduanya terkoneksi ke jaringan.
pada figur 2  PC-windows menggunakan VM dan diinstall PC-OracleSolaris
pada figur 3 VM di setiing dengan bridge sehingga yang terjadi adalah
  • Network card PC – windows terkoneksi langsung dengan jaringan (pada kasus ini anggap saja switch)
  • Network Card PC-OracleSolaris terkoneksi langsung dengan jaringan (pada kasus ini anggap saja switch)
  • pada figur3 kondisi jaringannnya dapat dikatakan seperti figur 1 yang membedakan hanya melalui 1 kabel ke swith
  • pada kondisi ini VM seakan-akan mempunyai kabel tersendiri yang langsung terhubung ke swith padahal menumpang dengan PC-windows (pada figur 3 digambarkan dengan garis putus-putus)
  • yang menghubungkan OracleSolaris yang ada di VM dengan PC-windows adalah jaringan (anggap saja switch)

jadi untuk meremote OracleSolaris Menggunakan Putty apabila kita menggunakan jaringannya BRIDGE maka PC-windows harus terkoneksi ke jaringan (misalnya ada menggunakan kabel lan yang terkoneksi ke switch)

konfigurasinya dalah sebagai berikut:
apabila ada DHCP maka pastikan Windows dapat IP DHCP (contohnya apabila kita colokkan kabel LAN kemudian windows langsung dapat IP otomatis).
apabila tidak maka gunakan IP Static
set IP windows menjadi 10.7.22.6 dengan net mask 255.255.255.0
kemudian masuk ke VM dan jalankan OracleSolaris, apabila ada DHCP maka pastikan Opensolaris dapat DHCP, DHCP yang didapatkan harus sama dengan DHCP yang didaptkan oleh windows, misalnya windows dapat DHCP 10.14.23.8 dengan netmask 255.255.255.0 maka pastikan OracleSolaris mendapatkan DHCP 10.14.23.x dengan netmask 255.255.255.0.
apabila ada DHCP tetapi OracleSolaris tetap tidak mendapatkan IP sejaringan dengan Windows ketikkan perintah:

root#svcadm enable nwam
(Mengaktifkan service DHCP pada OracleSolaris)
jika tidak ada DHCP maka gunakan IP static
dengan cara :
root#svcadm disable nwam
(perintah ini digunakan untuk mematikan service hdcp pada OracleSolaris
root#svcadm enable physical:default
 (perintah ini digunakan untuk mengaktifkan interface pada OracleSolaris
root#ifconfig -a
(perintah ini digunakan untuk melakukan list pada interface yang ada)
root#ifconfig nama_interface inet 10.7.22.7/24
(perintah ini digunakan untuk melakukan set IP pada interface OracleSolaris) 
root#ifconfig -a
pastikan IP inteface kita mendapatkan IP 10.7.22.7

jika sudah dari windows lakukan ping ke opensolarisnya dengancara buka cmd
ketik:
ping 10.14.202.7

pastikan reply apabila request time out maka ulangi langkah diatas hingga benar.
selanjutnya tinggal buka putty dan masukkan IP 10.14.22.7 maka proses remote dapat dilakukan.

Remote Oraclesolaris di VM dengan kondisi NAT


Pada saat kita menginstall OracleSolaris pada virtual machine alias VM kita sedikit mendapat kesulitan dengan minimnya RAM yang kita gunakan sehingga opensolaris yang kita jalankan sangat lambat dalam proses nya. untuk solusi ini maka yang perlu kita lakukan adalah melakukan remote OracleSolaris melalui OS luar, kita sebut saja menggunakan windows, biasanya kita meggunakan PUTTY sebagai software untuk melaukan remote.

 Di VM ware ada dua kondisi nih.. Kondisi NAT atau Kondisi Bridge.. untuk kali ini akan dibahas yang menggunakan NAT.. sebelumnya kita perjelas dulu nih bagaimana cara kerjanya NAT.


pada figur 1 ada 2 buah komputer yang satu menggunakan PC-windows dan yang satu lagi menggunakan PC OracleSolaris,  PC-windows terhubung langsung menuju jaringan sedangkan PC OracleSolaris hanya tersambung ke PC windows.
pada figur 2 PC-windows menggunakan VM dan diinstall  OracleSolaris
pada figur 3 VM di setiing dengan NAT sehingga yang terjadi adalah
  • Network card PC – windows terkoneksi langsung dengan jaringan (pada kasus ini anggap saja switch)
  • Network Card PC-OracleSolaris tidak terkoneksi langsung dengan jaringan (pada kasus ini anggap saja switch) tetapi terkoneksi dengan windows
  • pada figur3 kabel atau jaringan yang menghubungkan antara windows dengan swithch dilepas maka OracleSolaris dan windows tetap dapat terkoneksi
  • yang menghubungkan OracleSolaris yang ada di VM dengan PC-windows adalah jaringan mereka sendiri tanpa membutuhkan perangkat jaringan luar lainnya pada contoh ini kabel lan yang menuju switch.

jadi untuk meremote OracleSolaris Menggunakan Putty apabila kita menggunakan jaringannya NAT maka PC-windows TIDAK HARUS terkoneksi ke jaringan (misalnya ada menggunakan kabel lan yang terkoneksi ke switch)

konfigurasinya adalah sebagai berikut :
pada windows terdapat 2 adapter jaringan VM ware..

adapter 1 disetting IP 10.7.22.2 netmask 255.255.255.0 adapter 2 di setting IP 10.7.22.3 netmask 255.255.255.0
pada OracleSolaris
root#svcadm disable nwam
(perintah ini digunakan untuk mematikan service hdcp pada OracleSolaris
root#svcadm enable physical:default
 (perintah ini digunakan untuk mengaktifkan interface pada OracleSolaris
root#ifconfig -a
(perintah ini digunakan untuk melakukan list pada interface yang ada)
root#ifconfig nama_interface inet 10.7.22.4/24
(perintah ini digunakan untuk melakukan set IP pada interface OracleSolaris) 
root#ifconfig -a
pastikan IP inteface kita mendapatkan IP 10.7.22.4
jika tidak ulangi langkah set IP static hingga mendapatkan IP tersebut
selanjutnya masukk ke windows gunakan cmd kemudian
ketik:
ping 10.14.22.4

pastikan reply apabila request timeout lakukan langkah diatas dengan benar
selanjutnya proses remote sudah dapat dilakukan.

Mount file ISO di Solaris


kadang kala suatu file CD atau DVD di buat dalam bentuk *.iso, apabila kita menggunakan OS windows cukup menginstall aplikasi misalnya ultraISO atau aplikasi pembaca file ISO lainnya.
pada keluarga solaris, pada kasus ini akan dibahas mengenai OracleSolaris secara default sudah dapat membaca file *.ISO.

menggunakan command:
lofiadm
perintah lofiadm seharusnya diikuti dengan attribut -a kemudian path dimana iso itu berada misalnya nama filenya aneh.iso :
1. namauser:# lofiadm -a /export/home/sisjar/aneh.iso
pada contoh diatas, kita melakukan pembacaan file aneh.iso yang ada pada direktori /export/home/sisjar/. apabila perintah diatas berhasil maka akan file iso kita akan di mounting ke folder /dev/lofi/ untuk mengecek apakah suad termount gunakan perintah
2. ls /dev/lofi/
pastikan ada folder di dalam partisi tersebut. misalnya terdapat folder /dev/lofi/1
itu berarti file iso kita sudah di mount ke folder tersebut. 
selanjutnya yang pelu kita lakukan adalah melakukan mounting, caranya buat dulu folder mounting nya terserah dimana aja, sebagai contoh:
5. namauser:# mkdir /mnt/isoimage
setelah kita membuat folder isoimage (namanya boleh apa aja, bebas) di direktori /mnt maka selajutnya mount blok device nya ke folder ini.
6. namauser:# mount -F hsfs /dev/lofi/1 /mnt/isoimage
nah dengan begini kita sudah bisa membaca file iso nya, coba di cek pada direktori /nmt/isoimage
apabila kita ingin melakukan pembacaan file iso yang lain lagi, maka lakukan perintah no.1
maka akan diletakkan pada blok device :
7. /dev/lofi/2
begitu seterusnya, masalahnya akan banyak resource yang terpakai, oleh sebab itu sebaiknya apabila sudah selesai melakukan pembacaan file iso, maka sebaiknya di dettach kembali.
namun sebelum melakukan dettach terhadap lofi/1 maka terlebih dahulu di umount folder tempat mountnya:
8. namauser:# umount /mnt/isoimage
selanjutnya dettach lofi/1
9. namauser:# lofiadm -d /dev/lofi/1
nah dengan begini sudah kembali seperti semula.
untuk mengecek apakah masih ada file iso yang ter attach maka gunakan perintah lofiadm
semoga membantu..